Bersatu Guruku Majulah Negeriku

Oemahdaring.com - Profesi guru mulai sangat diminati oleh banyak generasi muda saat ini. Tentunya ada beberapa faktor penyebabnya. Diantaranya seiring dengan kesejahteraan yang meningkat, juga dengan peluang yang terbuka lebar di tahun 2021 ini. Yaitu adanya seleksi ASN dalam program Recrutment 1 Juta Guru berstatus PPPK. Bukan main-main, jumlah formasi yang dibuka adalah 1.002.616 formasi. 1 juta formasi tersebut untuk mengisi kekosongan guru dari Sabang sampai Merauke. 


Bersatu Guruku Mengejar Ketertinggalan

Setelah Virus Corona mulai terkendali di penghujung tahun 2021 ini, kegiatan pembelajaran tatap muka terbatas mulai diberlakukan dengan kapasitas kehadiran siswa 50% dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan pemerintah. Tentunya momentum ini dapat dimanfaatkan untuk mengejar ketertinggalan selama pandemi. Walaupun Mas Menteri Nadiem selaku Mendikbudristek menyampaikan bahwa guru tidak bisa memaksa siswa untuk mencapai standar dari suatu mata pelajaran, tetapi jiwa seorang Guru pasti akan bergerak untuk tetap membantu siswa belajar guna tercapai standar suatu mata pelajaran sesuai dengan kurikulum yang diterapkan di sekolah masing-masing. Dan dengan berbagai pendekatan metode pembelajaran yang tidak akan membebani siswa serta yang tidak kalah penting membuat pembelajaran jarak jauh yang menyenangkan.

Bersatu Guruku Bersama PGRI 

Sudah menjadi rahasia umum, bahwa di masa pandemi ini kualitas pembelajaran mengalami Learning Loss. Untuk itu sebagai guru haruslah bersatu untuk tidak semakin tertinggal kompetensinya. Terbukti PGRI sebagai induk organisasi guru dari seluruh Indonesia juga membantu para guru untuk meningkatkan kompetensinya, melalui pelatihan-pelatihan secara daring. Baik pelatihan atau seminar melalui Live Streaming Youtube, Zoom, Google Meet, dan lainnya. Ini sangat membantu para guru yang memang membutuhkan bimbingan secara intensif dalam melaksanakan kegiatan pembelajaran jarak jauh. Berbagai sertifikat pelatihan selama pandemi juga bisa digunakan guru sebagai salah satu bukti diri telah selesai mengikuti pelatihan yang diselenggarakan PGRI. Sehingga berbagai inovasi pendidikan setelah pelatihan akan lebih variatif guna menyiapkan generasi penerus bangsa dan negeri ini. Terimakasih PGRI.

Setelah mengikuti kegiatan pelatihan-pelatihan baik yang diselenggarakan oleh PGRI sebagai organisasi guru terbesar di Indonesia, atau organisasi pendidikan pendidikan lainnya, tentu memberikan dampak positif terhadap guru itu sendiri. Salah satunya adalah  memiliki komunitas pembelajar/guru. Yang dalam hal ini, kita tau bahwa salah satu yang bisa menyatukan adalah adanya kesamaan. Yaitu setiap orang yang memilih untuk bergabung dalam pelatihan yang diselenggarakan PGRI atau organisasi pendidikan lainnya, mereka semua memiliki satu kesamaan. Yaitu ingin memberikan pembelajaran yang bermakna dan menyenangkan selama pandemi. Unutk itu, para guru bisa menggunakan komunitas atau grup yang ada saat pelatihan untuk saling berbagi dan bertukar pendapat tentang bagaimana cara merancang pembelajaran dengan metode dan model apa yang tepat untuk diimplementasikan di kelas maya masing-masing.

Refleksi saat Pandemi, Guru Wajib Miliki Strategi Pembelajaran Masa Kini 

Selama pandemi hampir semuanya harus tergantikan oleh teknologi.. Kini, hampir 2 tahun pandemi menghambat keberlangsungan segala aspek kehidupan di seluruh dunia. Tanpa terkecuali sektor pendidikan. Mari bangkit dan kejar dari ketertinggalan pendidikan di Indonesia. Saatnya para guru  di Indonesia khususnya, harus lebih semangat dan berdampak baik untuk pendidikan. Guru juga harus memetik pembelajaran saat pandemi. Kenapa? Karena dengan begitu, seorang guru akan selalu mengingkatkan kompetensi walau pandemi mulai mengakhiri masanya di negeri ini. 

Saat Pandemi, pembelajaran harus dilakukan dengan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dilakukan melalui Pembelajaran Dalam Jaringan (Daring). Baik Pembelajaran Daring atau Luring Pembelajaran Tetap Harus Menyenangkan Sebagai Guru pasti akan tetap berjuang seoptimal mungkin untuk merancang pembelajaran yang menyenangkan untuk para muridnya. Dan ketika saat ini pembelajaran sudah diperbolehkan secara Tatap Muka (Luring), tentunyapembelajaran yang dilakukan guru akan bisa lebih menyenangkan dan bermakna. 




Kemampuan-kemampuan di bidang teknologi yang selama masa Pandemi dikuasai, jangan serta merta tidak diperlukan lagi karena sekolahan sudah bisa membuka pembelajaran tatap muka lagi. Tetapi tetap menggunakan kemampuan teknologinya untuk menunjang keberlangsungan pembelajaran. Sehingga para murid juga akan tetap mendapatkan pengalaman belajar yang lebih baik. Jika selama pandemi kegiatan belajar harus dilakukan secara daring, pada kegiatan pembelajaran tatap muka guru bisa mengkolaborasikan berbagai berbagai keterampilannya dalam merancang pembelajaran dengan didukung kemampuan teknologinya. 

Saat sebelum pandemi kehadiran teknologi memang kurang diaplikasikan oleh guru dalam pembelajaran. Hanya sekolah-sekolah di daerah perkotaan saja yang mungkin sudah mengenal bahkan mahir dalam pembelajaran dalam jaringan (DARING). Namun, saat pandemi ini memberikan kesadaran bagi semua guru untuk meningkatkan kemampuannya di bidang teknologi, agar kualitas pembelajarannya tetap terjaga. Sehingga saat pandemi keterampilan hampir semua guru di Indonesia sudah menguasai teknologi, utamanya dalam kompetensi-kompetensi yang menunjang kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna tentunya. 

Selamat Tinggal Pandemi, Saatnya Majukan Generasi Penerus Negeri Ini

Seiring dengan pandemi yang mulai berakhir, marilah kita sebagai guru tetap bersatu untuk memajukan negeri. Menempa para generasi muda mudi negeri ini menjadi pribadi yang lebih bermanfaat bagi sesama. Mungkin dengan adanya pandemi ini yang melanda di seluruh negeri bahkan dunia, menjadi refleksi kita kita bahwa pentingnya persatuan jika ingin maju. Di masa pandemi ini juga menyadarkan kita yang selama ini tidak peduli sesama atau pun yang jauh kesejahteraan hidupnya. Tetap semangat Para Guru, Kalian adalah Andalan Negeri ini. Walaupun pandemi ini hampir usai, janganlah terlena. Tetap mematuhi protokol kesehatan dalam kegiatan pembelajaran di kelas. 

Guru juga harus tetap menjadi insan pembelajar, dimana tidak hanya karena tuntutan pekerjaan, tetapi memang murni dari diri sendiri. Jangan karena karena ada pandemi guru baru mau untuk belajar. Bukan hanya murid saja yang perlu belajar. Guru juga perlu belajar agar kemampuannya selalu meningkat. Bukan Pangkat dan Golongan atau Jabatan saja yang meningkat. Dengan bersatunya para guru seIndonesia, tentunya bukan tak mungkin negeri tercinta kita ini akan menjadi negeri yang maju. Bersatu Guruku Maju Negeriku Menyenangkan Pembelajaranku.

Untuk Para Guru, tetaplah meramu pembelajaran sebaik mungkin dengan hati dan akal fikir yang sehat. Mari jadilah guru yang bersatu untuk maju dan percayalah mengajar itu akan sangat menyenangkan, terlebih jika murid-muridmu kelak menjadi manusia yang berhasil.

Selamat Berjuang duhai Para Guru.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Bersatu Guruku Majulah Negeriku"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel